Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Mei 2011

Apa itu CSS....???

CSS (Cascading Style Sheets) adalah sebuah cara untuk memisahkan isi dengan layout dalam halaman-halaman web yang di buat. CSS memperkenalkan template yang berupa style untuk membuat dan mempermudah penulisan dari halaman-halaman yang dirancang. Dengan CSS, anda akan lebih mudah melakukan setting tampilan keseluruhan web hanya dengan menggantikan attribut-attribut atau perintah dalam style CSS dengan attribut yang diinginkan tanpa harus mengubah satu per satu attribut tiap elemen yang ada dalam situs yang dibuat.

Keuntungan menggunakan CSS, anda dapat : 
1. Menentukan tampilan dari halaman-halaman web dalam sebuah tempat tanpa mengulanya kembali melalui script HTML anda.
2. Dengan mudah mengubah tampilan dari halaman-halaman web walaupun setelah halaman tersebut dibuat.
3. Menentukan ukuran font dan atribut-atribut yang sejenis dengan sebuah "word processor" dan tidak dibatasi hanya untuk tujuan ukuran font berbedayang telah diterapkan oleh HTML.
4. Menentukan isi hingga ukuran pixel dari tiap halaman web dengan akurat.
5. Menentukan kembali keseluruhan tag-tag HTML. sebagai contoh, anda dapat dengan mudah membuat tebal tag menjadi berwarna yang anda mau menggunaka font yang spesial
6. Menentukan style yang kita inginkan untuk sebuah link, seperti menyingkirkan garis bawah yang biasa terlihat di link.
7. Menentukan layer-layer yang dapat diposikan di atas layer-layer lainnya (kadang di gunakan untuk menu-menu menjadi menarik).
8. Halaman web anda akan di load lebih cepat, karena tidak diisi dengan tag-tag yang mengatur tampilan web.

Tapi CSS memiliki satu kekurangan, yaitu :
CSS hanya dapat bekerja dalam browser versi 4 atau lebih. Namun dewasa ini lebih dari 95% dari keseluruhan browser telah banyak yang mendukungnya. jadi kekhawatiran tentang tidak dapat ditampilkannya situs yang yang kita buat menggunakan CSS akan makin terkikis.


MEMBUAT BAYANGAN LAYER

Salah satu penggunaan properti "z-index" adalah untuk menciptakan bayangan (drop shadow). Contoh berikut adalah penerapan z-index untuk membuat bayangan :


<html>

<head><title>membuat bayangan dengan layer</title>
<style>
.posisi1 {position:relative; top:15; left:25; z- index:10; color:#00000; font- family:Arial; font- size:25pt}
.posisi2 {position:relative; top:-22; left:28; z- index:6; color:#00ccff; font- family:Arial; font- size:25pt}
.posisi3 {position:relative; top:-59; left:29; z- index:6; color:#ff00ff; font- family:Arial; font- size:25pt}
</style>
</head>
<body>
<div class="posisi1">bayangan dengan layer</DIV>
<div class="posisi2">bayangan dengan layer</DIV>
<div class="posisi3">bayangan dengan layer</DIV>
</body>
</html>

NESTING

Cara Nesting ini dapat menjadi lebih kompleks lagi karena cara ini dapat diterabkan lebih dari dua tingkatan seperti didalam dan ID atau class tertentu yang anda inginkan hingga diakhiri dengan penutup </div>, nich....tak kasih tau keseluruhan scipt nesting dalam HTML :

<html>
<head><title>nesting</title>
<style>
#atas {background-color: #ccc; padding:2em}
#atas h1 {color: #ff0;}
#atas p {color: red; font-weight: bold;}
</style></head>
<body>
<div id="atas">
<h1>menyingkat CSS dengan nesting </h1>
<p>penyingkatan ini menggunakan cara nesting</p>
<p>mudah kan....!!!</p>
</div>
</body>
</html>


Dua script di atas adalah contoh kecil dalam menerapkan CSS di web anda, dan masih banyak script yang lain, jadi tunggu postingku yang berikutnya...........

Moga bermanfa'at ea.....[^ _ -]


READMORE - Apa itu CSS....???

Senin, 16 Mei 2011

Membuat Trigger

Kali ini saya akan memperkenalkan apa itu Trigger, kalo diartikan dala B.Indonesia trigger yaitu pemicu. Trigger (pemicu) ini merupakan jenis khusus yang melakukan prosedur yang tersimpan secara otomatis saat pengguna mencoba membuat pernyataan data-modifikasi yang ditentukan pada tabel.
Microsoft ® SQL Server ™ memungkinkan penciptaan beberapa trigger(pemicu) untuk setiap pernyataan yang diberikan INSERT, UPDATE, atau DELETE.

            Misalnya saya punya 2 tabel, tabel barang dan tabel pembelian, untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini. Dalam tabel barang tersebut ada nama barang dan jumlah stock , IDEnya adalah ketika tabel pembelian ditambahkan, jumlah stock barang akan terupdate secara otomatis.misalnya ketika barang A dibeli sejumlah 3 buah maka nanti stock barang akan bertambah 3 secara otomatis. proses tersebut bisa dilakukan dgn trigger


=> ini contoh tablenya, nama table bisa diganti sesuai selera


Langsug saja saya contohkan Syntax programnya :
Tapi ini kita buat tabelnya dulu yaa....
create table BARANG
(
BAR_ID int not null,
BAR_NAMA varchar(255) not null,
BAR_STOCK int null
default 0,
constraint PK_BARANG primary key (BAR_ID)
)
go

create table PEMBELIAN
(
PEM_ID int not null,
BAR_ID int null ,
PEM_JUMLAH int null ,
constraint PK_PEMBELIAN primary key (PEM_ID)
)
go

create index RELATION_FK on PEMBELIAN (BAR_ID)
go

alter table PEMBELIAN
add constraint FK_PEMBELIA_RELATION_BARANG foreign key (BAR_ID)
references BARANG (BAR_ID)
go

INSERT INTO BARANG (BAR_ID,BAR_NAMA) VALUES (1,’AQUA’);
INSERT INTO BARANG (BAR_ID,BAR_NAMA) VALUES (2,’TOTAL’);
INSERT INTO BARANG (BAR_ID,BAR_NAMA) VALUES (3,’AQUADES’);


            Setelah anda menjalankan syntax tersebut, maka anda akan mempunyai 2 tabel, yaitu tabel barang dengan isi 3 buah data, dan tabel pembelian dengan data masih kosong. 3 data di tabel barang tersebut secara defaut stocknya adalah 0.
            Kemudian saatnya kita buat trigger sehingga ketika kita menambahkan data di tabel pembelian dengan jumlah pembelian barang tertentu, maka stock di tabel barang akan bertambah sesuai dengan barang yg dibeli, syntax trigger tersebut adalah sebagai berikut.


create trigger tambahStockbarang on pembelian
for insert
as
update b set b.bar_stock = b.bar_stock + i.pem_jumlah
from barang b join inserted i on b.bar_id = i.bar_id

arti dari kode tersebut adalah sebagai berikut
create trigger tambahStockbarang on pembelian


membuat trigger dengan nama tambahStockBarang dimana trigger tersebut akan terpicu jika ada perubahan di tabel pembelian

for insert
as

perubahan tersebut adalah penambahan(insert) di tabel pembelian , selain penambahan bisa juga diisi dengan perubahan(update) atau penghapusan(delete)
for disini juga bisa rubah isinya jadi after atau instead of . perbedaanya adalah waktu trigger dikerjakan, biasaya yg sering digunakan adalah for

update b set b.bar_stock = b.bar_stock + i.pem_jumlah
from barang b join inserted i on b.bar_id = i.bar_id

ini adalah kode yg dikerjakan ketika kejadian trigger terpicu, kode diatas bertujuan merubah nilai bar_stock pada tabel barang dengan menambahkan nilai bar_stock yg sekarang dengan jumlah barang yg dibeli (pem_jumlah). perhatikan disini ada tabel yang bernama inserted, tabel tersebut merupakan tabel logika yg digunakan untuk menyimpan data yang memicu terjadinya trigger, dalam hal ini nilai data yg dimasukkan(insert) kedalam tabel pembelian, selain inserted, tabel logika lainnya adalah deleted, tabel logika ini digunakan untuk trigger yg terpicu dengan kejadian delete
kita coba masukkan kode berikut

INSERT INTO PEMBELIAN (PEM_ID, BAR_ID, PEM_JUMLAH) VALUES (1,1,4);
INSERT INTO PEMBELIAN (PEM_ID, BAR_ID, PEM_JUMLAH) VALUES (2,3,2);
INSERT INTO PEMBELIAN (PEM_ID, BAR_ID, PEM_JUMLAH) VALUES (3,1,1);

arti kode tersebut
pem_id haruslah beda karena merupakan primary key
beli aqua(kode bar_id=1) sebanyak 4
beli aquades (kode bar_id=3) sebanyak 2
beli aqua lagi sebanyak 1
sehingga secara keseluruhan yg dibeli aqua sebanyak 5 dan aquades sebanyak 2
karena default nilai stock barang adalah 0, maka seharusnya nilai aqua 5 dan aquades 2 adalah jumlah stock barang sekarang ini sama seperti gambar di bawah….







Yah memang agag susah, tapi kalo syntax nya sucses...?!  bbeee……seneng banget…..
oh ya hati-hati dengan penulisan nama table nya loh, biasanya berpengaruh, kalo gag ati-ati bisa eror lagi nanti.


Sumber :
http://indrakharisma.wordpress.com & materi praktikum SQL Server 2005 SMK TI Ufa


READMORE - Membuat Trigger

Senin, 09 Mei 2011

CARA INSTALL SQL EXPRESS 2005

Nah, kali ini saya mau berbagi tentang cara penginstalan SQL Server 2005, tapi musti sabar yaa.....emang lama banget, sebelum menginstal siapkan dulu software.nya yang masih berbentuk .rar , setelah itu klik kanan "Extract Here" agar muncul semua seperti gambar di bawah ini....

a. instal dulu "dotnetfx.exe"
b. lalu dilanjutkan "WindowsXP-KB942288-v3-x86.exe"
c. setelah itu "SQLEXPR32.EXE"
d. and yang terakhir "SQLServer2005_SSMSEE.msi"

kalo yang di bawah ini cara penginstalan salah satu dari keempat tadi, lah trus dari keempat tadi wajib banget diinstal semua........

1. Double klik sqlexpr.exe





2. Klik/ centang kotak kecil bawah "I accept...." lalu klik "Next"

 
3. Klik instal pada kotak bawah



4. Klik "Next" lagi






5. Klik "Next"

 6. Klik "Next" lagi 

7. Klik "Next"


8. Klik lalu pilih “Entire feature will be installed on local hard drive”


9. Klik "Next: lagi 


10. Klik "Windows Authertication Mode" lalu klik "Next"

 
11. Uncheck kedua kotak kecil jendela instalasi setelah itu pilih "Next"

12. Nah lalu klik "Instal"


13. nah kemudian tunggu sampai selesai ya....

 

Mohon ma'ap yeee dikarenakan penjelasannya kurang baik en semrawut........

 







READMORE - CARA INSTALL SQL EXPRESS 2005